Langsung ke konten utama

Pertama Kali Takrim Mutafawwiqin di Kampus Banin, Dihadiri Sejumlah Dakatir Ternama

SEMA-FU mengadakan acara Takrim Mutafawwiqin pada Selasa (30/9), acara ini diselenggarakan di Aula Al-Imam Abdul Halim Mahmud, Fakultas Ushuluddin, Universitas Al-Azhar Kairo. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Ushuluddin, Prof. Dr. Mahmud M. Husain, serta Prof. Dr. Abdul Fattah Abdul Ghani Al-‘Awary, beserta jajaran lainnya, hafizhahumullah.


Tahun ini, Takrim Mutafawwiqin mengambil tema:

            أوراقُ النجاحِ لأجلِ جِيلٍ أزهريٍّ بارع

Yang artinya: Lembaran Kesuksesan Menuju Generasi Azhari Yang Unggul. Kalimat tersebut mencerminkan perjalanan panjang para pelajar dalam menapaki tangga ilmu hingga meraih keberhasilan yang menjadi bukti nyata dari dedikasi, ketekunan dan semangat keilmuan mereka, tema ini dipilih untuk menegaskan bahwa setiap pencapaian bukanlah akhir, melainkan bagian dari lembaran sejarah baru yang akan mengantarkan lahirnya generasi Azhari yang tidak hanya cemerlang dalam prestasi akademik, tetapi juga unggul dalam akhlak, berwawasan luas dan mampu membawa nilai-nilai keilmuan Al-Azhar ke tengah masyarakat sebagai cahaya peradaban yang terus menyinari masa depan.

Dipandu oleh Muhammad Zakky Al-Fikri, acara dimulai pukul 11.22, yang kemudian dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh Muhammad Luthfi Idris, lalu dilanjutkan dengan sambutan Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Almer Hakim.

Dalam sambutannya, mengucapkan selamat kepada seluruh peserta Takrim Mutafawwiqin atas hasil usaha dan kerja keras selama tahun ajaran 2024/2025 sehingga memperoleh hasil terbaik.

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ushuluddin, Prof. Dr. Mahmud M. Husain. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan selamat dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada peserta Takrim Mutafawwiqin 2025 atas usaha dan doa yang mereka perjuangkan.

Lalu dilanjutkan dengan sambutan dari para duktur yang juga tak lupa mengucapkan selamat dan apresiasi kepada seluruh peserta Takrim Mutafawwiqin 2025 atas prestasi yang diraih berupa predikat terbaik, Mumtaz dan Jayyid Jiddan. Dikutip dari sambutan salah satu duktur yang merupakan Eks-Dekan Fakultas Ushuluddin dan anggota Dewan Ulama Senior Al-Azhar, Prof. Dr. Abdul Fattah Abdul Ghani Al-Awary, beliau menyampaikan nasihat dan penekanan kepada para peserta Takrim Mutafawwiqin 2025, menegaskan bahwa apabila para Mahasiswa telah selesai menimba ilmu dari Ulama Al-Azhar dan dari Al-Azhar itu sendiri maka ketika kelak mereka kembali ke tanah air masing-masing, hendaklah mereka menyebarkan ilmu tersebut.

Acara selanjutnya yaitu penyerahan penghargaan berupa sertifikat oleh para Duktur dan Dukturah yang hadir kepada seluruh peserta Takrim Mutafawwiqin yang memperoleh predikat terbaik, yang dipandu oleh Hafid dan juga Cindy. Penyerahan penghargaan kepada para peserta Takrim Mutafawwiqin ini berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa syukur atas prestasi yang telah diraih.

Berikutnya dilanjut dengan Nasyid yang dibawakan oleh Ainul Fahmi dan Zulfa Abdurrahman Hasbi, kemudian dilanjut dengan pemberian cinderamata berupa lukisan oleh Zakka Asvi Auful Shohi M. kepada Dekan Fakultas Ushuluddin, Prof. Dr. Mahmud M. Husain.

Setelah seluruh rangkaian acara dilaksanakan, acara Takrim Mutafawwiqin resmi ditutup dengan doa. Terselenggaranya acara ini dengan harapan dapat menjadi motivasi dan juga memberikan manfaat bagi Masyarakat Ushuluddin, serta sebagai sarana evaluasi dan acuan untuk peningkatan kualitas penyelenggaraan acara Takrim Mutafawiqin di masa yang akan datang.

Reporter: Umi Hanik Salsabila

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Prinsip Dasar Ilmu Mantiq

 كل فن عشرة # الحد والموضوع ثم الثمرة ونسبة وفضله والواضع # والاسم الاستمداد حكم الشارع مسائل والبعض بالبعض اكتفى # ومن درى الجميع حاز الشرفا      Dalam memahami suatu permasalahan, terkadang kita mengalami kekeliruan/salah paham, karena pada tabiatnya akal manusia sangat terbatas dalam berpikir bahkan lemah dalam memahami esensi suatu permasalahan. Karena pola pikir manusia selamanya tidak berada pada jalur kebenaran. Oleh karena itu, manusia membutuhkan seperangkat alat yang bisa menjaga pola pikirnya dari kekeliruan dan kesalahpahaman, serta membantunya dalam mengoperasikan daya pikirnya sebaik mungkin. Alat tersebut dinamakan dengan ilmu Mantiq. Pada kesempatan ini, kami akan mencoba mengulas Mabadi ‘Asyaroh - 10 prinsip dasar -  ilmu Mantiq. A.  Takrif: Definisi Ilmu Mantiq      Ditinjau dari aspek pembahasannya, ilmu Mantiq adalah ilmu yang membahas tentang maklumat – pengetahuan - yang bersifat tashowwuri (deskriptif) da...

10 Prinsip Dasar Ilmu Tauhid

A. Al-Hadd: Definisi Ilmu Tauhid Ilmu Tauhid adalah ilmu pengetahuan yang bisa meneguhkan dan menguatkan keyakinan dalam beragama seorang hamba. Juga bisa dikatakan, ilmu Tauhid adalah ilmu pengetahuan yang membahas jalan dan metode yang bisa mengantarkan kita kepada keyakinan tersebut, melalui hujjah (argumentasi) untuk mempertahankannya. Dan juga ilmu tentang cara menjawab keraguan-keraguan yang digencarkan oleh musuh-musuh Islam dengan tujuan menghancurkan agama Islam itu sendiri. B. Maudhu’: Objek Pembahasan Ilmu Tauhid Ada beberapa pembahasan yang dijelaskan dalam ilmu ini, mulai dari pembahasan `maujud` (entitas, sesuatu yang ada), `ma’dum` (sesuatu yang tidak ada), sampai pembahasan tentang sesuatu yang bisa menguatkan keyakinan seorang muslim, melalui metode nadzori (rasionalitas) dan metode ilmi (mengetahui esensi ilmu tauhid), serta metode bagaimana caranya kita supaya mampu memberikan argumentasi untuk mempertahankan keyakinan tersebut. Ketika membahas ent...

Sukses Besar! Nadwah I’dadiyah dan Grand Try Out Fakultas Ushuluddin Dihadiri Tokoh Penting Fakultas

               Kairo, 5 Desember 2024 – Auditorium Imam Abdul Halim Mahmud Fakultas Ushuluddin Universitas Al-Azhar menjadi saksi dari kesuksesan besar acara Nadwah I’dadiyah dan Grand Try Out Fakultas Ushuluddin yang diselenggarakan oleh SEMA-FU. Acara ini dihadiri oleh jajaran masyaikh terkemuka Fakultas Ushuluddin, serta menarik antusiasme lebih dari 300 peserta Nadwah  dan 215 peserta Grand Try Out . Momen ini menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir, SEMA-FU kembali menjalin kerja sama dengan pihak kampus untuk menyelenggarakan kegiatan di lingkungan Fakultas Ushuluddin Universitas Al-Azhar. Hadir pula sejumlah tokoh penting dalam jajaran Masyaikh Ushuluddin, di antaranya Dekan Fakultas Ushuluddin, Prof. Dr. Mahmud Muhammad Husain; Kepala Jurusan Dakwah dan Kebudayaan Islam Dirasat ‘Ulya, Prof. Dr. Majdi Abdul Ghaffar Habib; Wakil Dekan Dirasat ‘Ulya, Prof. Dr. Misbah Mansur; serta dosen-dosen seni...