Dalam rangka memberikan gambaran nyata mengenai sistematika dan tata cara pelaksanaan ujian di Universitas Al-Azhar, SEMA-FU kembali mengadakan Grand Try Out (GTO) pada Rabu (03/12). Acara ini berlangsung di Kampus Fakultas Ushuluddin Banin, tepatnya di Ruang Kelas Imam Muslim bagi peserta banin, dan di Ruang Kelas Imam Bukhori bagi peserta banat. Kegiatan ini diketuai oleh Luthfi Idris, bertujuan mengurangi rasa khawatir sekaligus membekali mahasiswa dengan pengalaman secara langsung menghadapi ujian. Dengan ini, SEMA-FU ingin menegaskan ujian bukanlah suatu hal menakutkan, melainkan kesempatan untuk menunjukkan kesiapan dan kesungguhan dalam menuntut ilmu. Acara dimulai pukul 10.40 Waktu Kairo, berlangsung khidmat dan hangat berkat kepiawaian Muhammad Hafid sebagai MC.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dr. Misbah Mansur selaku Wakil Dekan Fakultas Pascasarjana Ushuluddin Kairo, dan Ahmad Mawardi selaku Menteri Koordinator Pendidikan PPMI Mesir. Antusiasme luar biasa tercermin dari jumlah peserta, mencapai 450 orang. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ahmad Faiz, kemudian sambutan Dr. Misbah Mansur, mewakili Dekan Fakultas Ushuluddin, Prof. Dr. Mahmud Muhammad Hussein. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa senang dan bahagia atas terselenggaranya GTO ini, sekaligus menekankan bahwa kehadiran mahasiswa Indonesia mencerminkan komitmen bangsa terhadap ilmu agama. Beliau berpesan agar kelak mampu memberi manfaat besar bagi masyarakat tanah air.
Sambutan berikutnya oleh ketua pelaksana Luthfi Idris, ketua SEMA-FU Almer Hakim, dan Ahmad Mawardi Menteri Koordinator Pendidikan. Ketiganya memberikan motivasi, nasihat, serta apresiasi kepada peserta agar menjadikan GTO sebagai ajang mengasah kemampuan, melatih kesungguhan, dan menumbuhkan kedisiplinan dalam belajar serta tidak lupa akan bertawakal kepada Allah Swt. Sebelum memasuki acara selanjutnya, dilaksanakan sesi foto bersama duktur, tamu undangan juga peserta GTO. Memasuki acara inti dimulai dengan doa bersama yang dipandu oleh Maula Kafa, dengan tujuan agar para peserta diberikan kemudahan dalam mengerjakan soal ujian. Dilanjutkan dengan pengalihan peserta ke ruang ujian masing-masing, lalu penjelasan kasyfu bayanat (lembar jawaban) oleh Kevin Farhan dan Rifdah Nur Shafiyah serta pembagian soal ujian oleh panitia. Mata Kuliah yang diujikan adalah Ilmu Mantik dan Ulumul Qur’an, yang berdurasi selama 60 menit.
Selanjutnya, peserta mengikuti pembahasan soal dipandu langsung oleh Zakka
Asvi dan Marinda Sekar. Sementara itu, tim koreksi mulai memeriksa jawaban para
peserta. Acara kemudian dilanjutkan oleh sesi tips and tricks.
Menghadirkan asyru awa’il (sepuluh peringkat teratas dari wafidin/wafidat)
yakni: Rifa Tiara Fauziah dan Muhammad Aiman Hakim, berbagi strategi dan
pengalaman mereka dalam belajar. Pada penghujung acara, diumumkan peserta
dengan nilai tertinggi: Rahmi Ashari dengan nilai 86, dan Rahmat Hidayat dengan
nilai 93. SEMA-FU memberikan apresiasi khusus kepada keduanya sebagai bentuk
penghargaan kesungguhan belajar. Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan,
GTO SEMA-FU resmi ditutup dengan doa. Semoga ikhtiar ini menjadi bekal berharga
bagi mahasiswa/i dalam menghadapi ujian Al-Azhar, serta menguatkan tekad untuk
terus menuntut ilmu dengan semangat dan kesungguhan.
Reporter: Hestri Aisyah

Komentar