Langsung ke konten utama

Pergantian Estafet Kepengurusan SEMA-FU 2020-2021

 


  Pada Jumat (21/08) berlangsung peresmian pelantikan dewan pengurus (DP) Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin masa bakti 2020-2021. Acara ini bertujuan untuk melantik 50 dewan pengurus baru Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin (SEMA-FU) sehingga dapat meneruskan estafet kepengurusan dari kabinet sebelumnya.

   Acara yang diselenggarakan di  Aula Pasangrahan KPMJB ini dihadiri oleh Presiden PPMI ( Persatuan Pelajar Mesir Indonesia ) Mesir, Farhan Aziz Wildani beserta wakilnya, Rifky Ramdhani, Dewan Konsultatif (DK) SEMA-FU, dan Badan Pengawas Organisasi (BPO) SEMA-FU, serta ketua senat fakultas Syari’ah Islamiyah dan Dirosat Islamiyah beserta wakilnya.

   Dalam sambutannya, Presiden PPMI menyampaikan apresiasinya kepada DP SEMA-FU 2020-2021, "Dalam pelantikan DP kali ini, dilaksanakan di waktu spesial, pada hari Jumat, setelah tahun baru Hijriyah 1442, juga setelah HUT NKRI ke-75 yang berarti menunjukkan langkah kecil yang akan menentukan hasil besar berikutnya".

 Peresmian dilantiknya dewan pengurus SEMA-FU 2020-2021 ditandai dengan khidmatnya pembacaan ikrar dan sumpah yang dipimpin oleh Presiden PPMI Mesir kemudian diikuti oleh para dewan pengurus FU.

  Sesi pelantikan berakhir pada pukul 11.00 dan ditutup dengan do’a, serta dilanjutkan dengan penyampaian arahan dari DK dan BPO dan perkenalan seluruh anggota DP SEMA-FU yang meliputi: ketua, wakil, bendahara, sekretaris, divisi keilmuan, PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia), media, dan humas.

   Akhir dari rentetan acara ditutup dengan sesi briefing antara DP baru dengan para demisioner setiap divisi. Novian Nuzul Faza selaku ketua SEMA-FU 2019-2020 sekaligus menjabat sebagai BPO sekarang  mengatakan " DP SEMA-FU harus dapat menjadi contoh bagi teman-teman yang lain, tidak hanya aktif di organisasi saja tetapi juga aktif di dunia perkuliahan".

Oleh : Bariq Athallah Tristan

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penganugrahan Ushuluddin 2025: Menyalakan Semangat, Merawat Dedikasi

Qoah Burj, 19 Juli 2025 — Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin sukses menggelar Penganugerahan Ushuluddin 2025 dengan tema " Appear Dedication to Maintain the Future ". Acara ini menjadi ajang apresiasi atas dedikasi mahasiswa berprestasi serta bentuk terima kasih kepada para donatur dan mitra yang telah mendukung perjalanan SEMA-FU selama ini. Acara dibuka pukul 12.05 siang waktu Kairo oleh pembawa acara dan pembacaan Al-Qur’an oleh Istikhori Azis. Dalam sambutannya, Neal Coutsar, selaku ketua panitia menegaskan bahwa Penganugerahan ini bukan sekadar bentuk penghargaan, namun juga ajang menyalurkan semangat dan membangun budaya akademik yang sehat. Dr. Rahmat Aming Lasim, M.B.A., selaku Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Kairo turut menyampaikan bahwa mahasiswa luar biasa adalah mereka yang mampu melampaui batas muqarrar  dan tidak setengah-setengah dalam menuntut ilmu. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemaparan esai dari kandidat calon Mahasiswa Berpresta...

Fenomena dan Dinamika Talaqqi: Sebuah Analisa Terhadap Optimasi Keilmuan Masisir

Pendahuluan Dalam buku Journal of Islamic Studies yang diterbitkan Universitas Oxford, Universitas alAzhar Kairo berkali-kali disebutkan sebagai kampus dengan kajian keislaman terbaik, bahkan dinobatkan sebagai kampus yang paling berpengaruh dalam penyebaran ajaran keislaman di dunia. Hal ini dikarenakan sistem pembelajarannya yang masih cenderung autentik dari ratusan tahun yang lalu, yaitu dengan bermulazamah terhadap seorang guru atau yang dikenal sebagai ‘syekh’ serta menggunakan kurikulum keilmuan yang sudah disusun sesempurna mungkin oleh para pendahulu. Sistem pembelajaran ini kemudian dikenal dengan istilah at-Ta’alum fi al-Jami’ wa al-Jami’ah , tentu istilah tersebut tidak asing dalam pengetahuan mahasiswa Indonesia di Universitas alAzhar Kairo (masisir). At-Ta’alum fi al-Jami’ adalah kegiatan belajar-mengajar yang diikuti oleh murid di luar wilayah kampus, seperti di dalam masjid al-Azhar. Sebaliknya, at-Ta’alum fi al-Jami’ah adalah kegiatan belajar-mengajar para mahasis...

Day-1 Pekan Keilmuan: Seminar Fakultatif Menjadi Langkah Konkret SEMA-FU dalam Mencegah Salah Pilih Jurusan

Aula DAHA KMJ, 12 Juli 2025 – Sebanyak 63 mahasiswa Fakultas Ushuluddin memadati Aula DAHA KMJ hari ini dalam Seminar Fakultatif pembuka Pekan Keilmuan. Acara yang digagas Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin ini menghadirkan penjabaran mendalam tentang empat penjurusan ( tasy'ib ). Seminar yang dimoderatori langsung oleh Ketua Senat Mahasiswa Fakultas, Wildan Akbar Fathurrahman menghadirkan mahasiswa yang ahli pada masing-masing syu'bah : Syu'bah Akidah dan Filsafat dijelaskan secara gamblang oleh Mohammad Ghibran Alwi Syu'bah Dakwah dipaparkan oleh Farhan Ali Ishaqi. Syu'bah Tafsir dihadirkan oleh Holilur Rohman M.Zubaidi, Lc., M.A. Syu'bah Hadis dijelaskan oleh Ustazah Alya Mafais, Lc., Dipl.  Di berbagai sesi, para pemateri menyampaikan pesan serupa tentang memilih penjurusan. Mereka secara tegas menekankan: "Tidak ada jurusan yang secara mutlak susah atau mudah. Setiap syu'bah memiliki tantangan dan karakteristiknya masing-masing. Kunci untuk mampu ...