Langsung ke konten utama

Tingkatkan Persiapan Ujian, SEMA-FU Adakan Try Out Untuk Mahasiswa Tingkat 1

ushuluddin.com, Kairo - Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin adakan agenda Try Out untuk mahasiswa/i tingkat 1 pada Jumat (6/12). Acara tersebut diadakan serentak di 4 lokasi. Markaz Ushuluddin, Aula KSW, Ruwaq Indonesia dan Aula Daha KMJ, dengan total 261 peserta yang mendaftar.

Try out kelompok 1 yang diadakan di Markaz Ushuluddin, Darrasah, dimulai pada pukul 13.50 CLT. Diawali dengan pengarahan oleh panitia dan Try Out Mantiq, yang selesai pada pukul 14.20 CLT. Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan Try Out Nuzum dari pukul 14.50 CLT sampai dengan 17.20 CLT.

Pada tahun ini, panitia mengadakan sesi pembahasan soal dan jawaban Try Out. Untuk pembahasan mantiq di Markaz Ushuluddin disampaikan oleh Saudara Hamzah Assad dan pembahasan nuzum disampaikan oleh Saudara Alfi Syahri. Peserta yang mengikuti try out di Markaz Ushuluddin berjumlah 13 orang, 11 banin dan 2 banat dari total 50 pendaftar.

Panitia yang bertugas di Markaz Ushuluddin berjumlah 7 orang. Try out di Markaz Ushuluddin berlangsung lancar dan ke 13 peserta mengikuti kegiatan sampai selesai.

Try Out kelompok 2 yang diadakan di Aula KSW, Hay Asyir, dimulai pada pukul 14.00 CLT. Diawali dengan pengarahan oleh panitia, Try Out  Mantiq selesai pada pukul 15.30 CLT. Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan Try Out Nuzum dari pukul 16.00 CLT hingga 17.00 CLT.

Sesi pembahasan soal dan jawaban Try Out Mantiq disampaikan oleh Saudara Nabiel Fauzan dan pembahasan Nuzum disampaikan oleh Saudara Faisal Fikri. Peserta yang mengikuti try out di Aula KSW berjumlah 51 peserta dari total 91 pendaftar.

Panitia yang bertugas di Aula KSW berjumlah 7 orang. Keadaan tempat yang cukup nyaman, bersih, tenang dan sangat mendukung konsentrasi peserta. Namun terbatasnya jumlah toilet cukup menyulitkan peserta yang ingin berwudhu atau memakai toilet.

Try Out kelompok 3 yang diadakan di Ruwaq Indonesia, Darrasah, dimulai pada pukul 14.00 CLT. Diawali dengan pengarahan oleh panitia dan Try Out Mantiq, yang selesai pada pukul 15.00 CLT. Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan Try Out Nuzum dari pukul 15.40 CLT hingga pukul 16.40 CLT.

Sesi pembahasan soal dan jawaban Try Out Mantiq disampaikan oleh Saudara Rama Aulia dan pembahasan Nuzum disampaikan oleh Saudara Fajri Fauzi. Peserta yang mengikuti Try Out di Ruwaq Indonesia berjumlah 7 orang peserta laki-laki. Tercatat dari 30 pendaftar hanya ada 5 peserta yang hadir ditambah 2 orang peserta yang tidak mendaftar.

Panitia yang bertugas di Ruwaq Indonesia berjumlah 7 orang. Kendala yang terjadi berupa keterlambatan peserta dan banyak dari peserta yang sudah mendaftar tapi tidak hadir, serta waktu pelaksanaan yang dibatasi sampai magrib oleh pihak Ruwaq Indonesia.

Try out kelompok 4 yang diadakan di Aula Daha KMJ, Hay Asyir dimulai pada pukul 13.50 CLT. Diawali dengan pengarahan oleh panitia dan Try Out Mantiq, yang selesai pada pukul 15.20 CLT. Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan try out nuzum dari pukul 15.40 CLT hingga pukul 16.40 CLT.

Sesi pembahasan soal dan jawaban Try Out Mantiq disampaikan oleh Saudara Alif Rafdi dan pembahasan Nuzum disampaikan oleh Saudara Abdul Karim Amrullah. Peserta yang mengikuti try out di Aula Daha, KMJ, berjumlah 34 orang, 12 banin dan 22 banat dari total 91 pendaftar. 

Panitia yang bertugas di Aula KMJ berjumlah 6 orang. Kendala yang terjadi berupa keterlambatan peserta dan banyak dari peserta yang sudah mendaftar tapi tidak hadir, serta waktu pelaksanaan yang dibatasi sampai pukul 19.00 oleh pihak Aula Daha KMJ.

Total peserta try out keseluruhan berjumlah 105 orang dari 261 pendaftar. Setelah Try Out diadakan, panitia langsung mengoreksi lembar jawaban peserta yang mana nilai terbaik pada Try Out ini akan diumumkan di sosial media SEMA-FU.

"Alhamdulillah, kegiatan Try Out termin 1 yang diadakan SEMA-FU sangat membantu dalam memberi gambaran ujian termin 1 nantinya.
Dari try out ini, saya jadi lebih tahu bagaimana bentuk soal, bentuk lembar jawaban, tips menjawab soal, tips menulis jawaban agar mudah dikoreksi dan dibaca, serta tips untuk sukses ujian lainny
a. Secara keseluruhan, try out ini sangat bermanfaat dan efektif. Juga terima kasih banyak kepada kakak-kakak senat sudah meluangkan waktu dan tenaga untuk mengadakan try out disela-sela kesibukan mempersiapkan ujian, semoga selalu istiqomah menebar dan melakukan kebaikan, semoga Allah balas beribu kebaikan, amin, " ungkap Saudari Syarifah Jasmine, salah satu peserta try out.
Oleh: Alif Rafdi
Editor: Resha Husain




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penganugrahan Ushuluddin 2025: Menyalakan Semangat, Merawat Dedikasi

Qoah Burj, 19 Juli 2025 — Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin sukses menggelar Penganugerahan Ushuluddin 2025 dengan tema " Appear Dedication to Maintain the Future ". Acara ini menjadi ajang apresiasi atas dedikasi mahasiswa berprestasi serta bentuk terima kasih kepada para donatur dan mitra yang telah mendukung perjalanan SEMA-FU selama ini. Acara dibuka pukul 12.05 siang waktu Kairo oleh pembawa acara dan pembacaan Al-Qur’an oleh Istikhori Azis. Dalam sambutannya, Neal Coutsar, selaku ketua panitia menegaskan bahwa Penganugerahan ini bukan sekadar bentuk penghargaan, namun juga ajang menyalurkan semangat dan membangun budaya akademik yang sehat. Dr. Rahmat Aming Lasim, M.B.A., selaku Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Kairo turut menyampaikan bahwa mahasiswa luar biasa adalah mereka yang mampu melampaui batas muqarrar  dan tidak setengah-setengah dalam menuntut ilmu. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemaparan esai dari kandidat calon Mahasiswa Berpresta...

Fenomena dan Dinamika Talaqqi: Sebuah Analisa Terhadap Optimasi Keilmuan Masisir

Pendahuluan Dalam buku Journal of Islamic Studies yang diterbitkan Universitas Oxford, Universitas alAzhar Kairo berkali-kali disebutkan sebagai kampus dengan kajian keislaman terbaik, bahkan dinobatkan sebagai kampus yang paling berpengaruh dalam penyebaran ajaran keislaman di dunia. Hal ini dikarenakan sistem pembelajarannya yang masih cenderung autentik dari ratusan tahun yang lalu, yaitu dengan bermulazamah terhadap seorang guru atau yang dikenal sebagai ‘syekh’ serta menggunakan kurikulum keilmuan yang sudah disusun sesempurna mungkin oleh para pendahulu. Sistem pembelajaran ini kemudian dikenal dengan istilah at-Ta’alum fi al-Jami’ wa al-Jami’ah , tentu istilah tersebut tidak asing dalam pengetahuan mahasiswa Indonesia di Universitas alAzhar Kairo (masisir). At-Ta’alum fi al-Jami’ adalah kegiatan belajar-mengajar yang diikuti oleh murid di luar wilayah kampus, seperti di dalam masjid al-Azhar. Sebaliknya, at-Ta’alum fi al-Jami’ah adalah kegiatan belajar-mengajar para mahasis...

Day-1 Pekan Keilmuan: Seminar Fakultatif Menjadi Langkah Konkret SEMA-FU dalam Mencegah Salah Pilih Jurusan

Aula DAHA KMJ, 12 Juli 2025 – Sebanyak 63 mahasiswa Fakultas Ushuluddin memadati Aula DAHA KMJ hari ini dalam Seminar Fakultatif pembuka Pekan Keilmuan. Acara yang digagas Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin ini menghadirkan penjabaran mendalam tentang empat penjurusan ( tasy'ib ). Seminar yang dimoderatori langsung oleh Ketua Senat Mahasiswa Fakultas, Wildan Akbar Fathurrahman menghadirkan mahasiswa yang ahli pada masing-masing syu'bah : Syu'bah Akidah dan Filsafat dijelaskan secara gamblang oleh Mohammad Ghibran Alwi Syu'bah Dakwah dipaparkan oleh Farhan Ali Ishaqi. Syu'bah Tafsir dihadirkan oleh Holilur Rohman M.Zubaidi, Lc., M.A. Syu'bah Hadis dijelaskan oleh Ustazah Alya Mafais, Lc., Dipl.  Di berbagai sesi, para pemateri menyampaikan pesan serupa tentang memilih penjurusan. Mereka secara tegas menekankan: "Tidak ada jurusan yang secara mutlak susah atau mudah. Setiap syu'bah memiliki tantangan dan karakteristiknya masing-masing. Kunci untuk mampu ...