Langsung ke konten utama

Ustadz Roni Fajar Berharap Mahasiswa Ushuluddin Tingkatkan Kemampuan Literasi

     
          Kamis (14/02) lalu, beberapa pengurus SEMA-FU berkesempatan mengunjungi kediaman salah satu senior ushuluddin, Ustadz Roni Fajar Vergina, Lc. MA. yang sedang menempuh progam doktoral di Universitas al-Azhar Kairo jurusan Hadits dan 'Ulumul Hadits dan istri beliau Ustadzah Nur Aziz Zulaiha yang tengah menyelesaikan progam magister di Universitas Duwal al-Arobiyah Kairo. Dalam rangka menjalin dan mempererat tali silaturrahmi, sekaligus tahniah atas kelahiran anak ketiga yang juga merupakan puteri pertama dari kedua pasangan ini, Haura Amani yang lahir pada bulan Desember lalu.
    Pukul 16.30 clt kami menuju ke kediaman ustadz Roni yang terletak di kawasan Musallas, Hay Asyir. Kehadiran kami disambut dengan penuh keramahan, terlebih dua kakak beradik, abang Rijal dan abang Ilyas yang sangat ceria menyambut kehadiran kami, sebagai kawan bermain bagi mereka. Canda tawa kami bersama mereka cukup menghangatkan sore yang dingin kala itu. 
    Dibuka dengan perkenalan, obrolan kami menjadi lebih hangat berbalut nuansa kekeluargaan. Di tengah obrolan kami, Ustadz Roni mengingatkan, bahwa sejatinya seorang Azhari itu memiliki nilai jual yang tinggi di masyarakat, terbukti dari sepak terjang alumnus Universitas al-Azhar di berbagai bidang sesuai kapasitas mereka masing-masing. Ada Ustadz Abdul Somad yang mampu menjadi magnet di masyarakat layaknya Alm. K.H. Zainuddin MZ. Ada Dr. TGH. M Zainul Majdi yang tidak hanya menjadi seorang 'alim tapi juga menjadi amir di pemerintahan. Ada Dr. Oni Sahroni di bidang Fiqh Muqarin, ada Dr. Quraish Shihab, Dr. Saiful Bahri di bidang Tafsir, dan masih banyak lagi yang menjadi pakar di bidangnya masing-masing. Dari sini kita dapat melihat bahwa ada tugas besar yang kita emban yaitu memantaskan diri agar menjadi pakar sesuai bidang kita agar dapat berkontribusi di masyarakat nantinya.
     Sebagai seorang akademisi, beliau sangat mengingatkan akan pentingnya literasi, terlebih dalam bidang tulis menulis. Bahkan beliau berharap agar SEMA-FU dapat memfasilitasi, semisal diadakannya Sekolah Menulis atau menerbitkan majalah yang berisikan tulisan senior atau teman-teman ushuluddin. Masukan beliau ini berkaca pada pengalaman beliau ketika masih aktif di ICMI Orsat Kairo. Beliau juga sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan SEMA-FU yang telah berjalan dan berharap dapat mewarnai dan menebarkan manfaat untuk seluruh Masisir, terkhusus mahasiswa Fakultas Ushuluddin.
 
  Terakhir, kami ucapkan jazakumullahu khairan kepada Ustadz Roni beserta keluarga atas sambutan dan jamuan buka puasa bersamanya. Dengan penuh kegembiraan kami mengucapkan selamat atas kehadiran sang buah hati, semoga adinda Haura tumbuh menjadi muslimah sholehah layaknya bidadari yang dirindu surga sesuai dengan nama yang diberi oleh abinya, dan  semoga bermanfaat bagi keluarga, bangsa dan agama, āmīn yā rabba al-'ālamīn.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penganugrahan Ushuluddin 2025: Menyalakan Semangat, Merawat Dedikasi

Qoah Burj, 19 Juli 2025 — Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin sukses menggelar Penganugerahan Ushuluddin 2025 dengan tema " Appear Dedication to Maintain the Future ". Acara ini menjadi ajang apresiasi atas dedikasi mahasiswa berprestasi serta bentuk terima kasih kepada para donatur dan mitra yang telah mendukung perjalanan SEMA-FU selama ini. Acara dibuka pukul 12.05 siang waktu Kairo oleh pembawa acara dan pembacaan Al-Qur’an oleh Istikhori Azis. Dalam sambutannya, Neal Coutsar, selaku ketua panitia menegaskan bahwa Penganugerahan ini bukan sekadar bentuk penghargaan, namun juga ajang menyalurkan semangat dan membangun budaya akademik yang sehat. Dr. Rahmat Aming Lasim, M.B.A., selaku Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Kairo turut menyampaikan bahwa mahasiswa luar biasa adalah mereka yang mampu melampaui batas muqarrar  dan tidak setengah-setengah dalam menuntut ilmu. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemaparan esai dari kandidat calon Mahasiswa Berpresta...

Fenomena dan Dinamika Talaqqi: Sebuah Analisa Terhadap Optimasi Keilmuan Masisir

Pendahuluan Dalam buku Journal of Islamic Studies yang diterbitkan Universitas Oxford, Universitas alAzhar Kairo berkali-kali disebutkan sebagai kampus dengan kajian keislaman terbaik, bahkan dinobatkan sebagai kampus yang paling berpengaruh dalam penyebaran ajaran keislaman di dunia. Hal ini dikarenakan sistem pembelajarannya yang masih cenderung autentik dari ratusan tahun yang lalu, yaitu dengan bermulazamah terhadap seorang guru atau yang dikenal sebagai ‘syekh’ serta menggunakan kurikulum keilmuan yang sudah disusun sesempurna mungkin oleh para pendahulu. Sistem pembelajaran ini kemudian dikenal dengan istilah at-Ta’alum fi al-Jami’ wa al-Jami’ah , tentu istilah tersebut tidak asing dalam pengetahuan mahasiswa Indonesia di Universitas alAzhar Kairo (masisir). At-Ta’alum fi al-Jami’ adalah kegiatan belajar-mengajar yang diikuti oleh murid di luar wilayah kampus, seperti di dalam masjid al-Azhar. Sebaliknya, at-Ta’alum fi al-Jami’ah adalah kegiatan belajar-mengajar para mahasis...

Day-1 Pekan Keilmuan: Seminar Fakultatif Menjadi Langkah Konkret SEMA-FU dalam Mencegah Salah Pilih Jurusan

Aula DAHA KMJ, 12 Juli 2025 – Sebanyak 63 mahasiswa Fakultas Ushuluddin memadati Aula DAHA KMJ hari ini dalam Seminar Fakultatif pembuka Pekan Keilmuan. Acara yang digagas Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin ini menghadirkan penjabaran mendalam tentang empat penjurusan ( tasy'ib ). Seminar yang dimoderatori langsung oleh Ketua Senat Mahasiswa Fakultas, Wildan Akbar Fathurrahman menghadirkan mahasiswa yang ahli pada masing-masing syu'bah : Syu'bah Akidah dan Filsafat dijelaskan secara gamblang oleh Mohammad Ghibran Alwi Syu'bah Dakwah dipaparkan oleh Farhan Ali Ishaqi. Syu'bah Tafsir dihadirkan oleh Holilur Rohman M.Zubaidi, Lc., M.A. Syu'bah Hadis dijelaskan oleh Ustazah Alya Mafais, Lc., Dipl.  Di berbagai sesi, para pemateri menyampaikan pesan serupa tentang memilih penjurusan. Mereka secara tegas menekankan: "Tidak ada jurusan yang secara mutlak susah atau mudah. Setiap syu'bah memiliki tantangan dan karakteristiknya masing-masing. Kunci untuk mampu ...