Langsung ke konten utama

SEMA FU Ajak anggotanya Tahniah ke Kediaman Ustadz Ari'is

SEMA FU-Pada Kamis  (9/11) Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin mengadakan kunjungan silaturahmi ke kediaman Ustadz Ari'is Lc, yang bertempat di Hay Asyir. Ustadz Ari'is ini merupakan salah satu senior Ushuluddin yang berasal  dari Sumatra Barat dan saat ini sedang menempuh jenjang pendidikan Pasca Sarjana di Universitas Al- Azhar  jurusan Tafsir. Selain itu, beliau juga merupakan pembimbing dari bimbel muqoror Ulumul Quran yang diadakan senat untuk mahasiswa tingkat 1.

Kunjungan ini merupakan silaturahmi dalam rangka tahniah atas kelahiran putra kembar beliau. Selain sebagai tahniah, agenda ini juga merupakan agenda rutinan yang diselenggarakan sebulan sekali sebagai bagian dari program kerja divisi Humas. Kegiatan tersebut pada dasarnya bertujuan untuk memperkenalkan senior-senior SEMA FU kepada Dewan Pengurus periode 2017-2018 khususnya, dan anggota senat pada umumnya.

Ustadz Ari'is berpesan agar Masisir senantiasa telaten dalam memperdalam  Ilmu Alat (Nahwu dan Sharaf), karena ilmu alat inilah yang menjadi pembuka bagi ilmu-ilmu besar lainnya. “Ketika kita membaca kitab dan tidak bisa mendalami bahasanya, maka kita tidak akan bisa mendapatkan zauq dalam membaca kitab tersebut,” tutur beliau. Ustadz Ari'is juga merekomendasikan kitab- kitab yang dapat mempermudah kita dalam mempelajari Ilmu Alat diantaranya; Tuhfatussaniyah, Tanqilul azhariyyah, Syudzuru zahab, dan Qatrunnada.

Beliau juga menyampaikan pesan-pesan para masyayikh Al - Azhar yaitu: Takwinul malakah atau memperkuat kemampuan yang melekat di dalam diri kita sehingga kita menyadari bahwa kemampuan itu benar-benar sudah melekat dan bukan hanya sekedar kebetulan saja. Ustadz Ari'is juga menganjurkan agar lebih memperbanyak talaqqi, karena ilmu itu didapat bukan hanya di bangku perkuliahan saja. Tetapi juga dengan datang ke Masjid dan duduk bersama para syekhnya.

Ustadz asal sumatra Barat ini mengaku sangat bersemangat dalam mengajar bimbel kepada teman-teman tingkat 1, terlebih ketika para muridnya dapat memahami penjelasan yang beliau sampaikan. Ustadz Ari'is berharap agar murid-muridnyanya dapat melaksanakan ujian dengan baik serta lulus dengan hasil yang memuaskan.

Beliau menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pengurus Senat Mahasiswa Fakultas Ushuludin yang telah bersedia mengayomi dan memenuhi kebutuhan Masisir dalam hal perkuliahan. Ia juga berarap agar  DP senat dapat membentuk Majelis Penasehat yang nantinya menjadi wadah bagi senior-senior yang telah menyelesaikan jenjang Magister supaya mereka bisa ikut berkontribusi untuk memajukan SEMA FU menjadi lebih baik lagi. (Dila)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penganugrahan Ushuluddin 2025: Menyalakan Semangat, Merawat Dedikasi

Qoah Burj, 19 Juli 2025 — Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin sukses menggelar Penganugerahan Ushuluddin 2025 dengan tema " Appear Dedication to Maintain the Future ". Acara ini menjadi ajang apresiasi atas dedikasi mahasiswa berprestasi serta bentuk terima kasih kepada para donatur dan mitra yang telah mendukung perjalanan SEMA-FU selama ini. Acara dibuka pukul 12.05 siang waktu Kairo oleh pembawa acara dan pembacaan Al-Qur’an oleh Istikhori Azis. Dalam sambutannya, Neal Coutsar, selaku ketua panitia menegaskan bahwa Penganugerahan ini bukan sekadar bentuk penghargaan, namun juga ajang menyalurkan semangat dan membangun budaya akademik yang sehat. Dr. Rahmat Aming Lasim, M.B.A., selaku Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Kairo turut menyampaikan bahwa mahasiswa luar biasa adalah mereka yang mampu melampaui batas muqarrar  dan tidak setengah-setengah dalam menuntut ilmu. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemaparan esai dari kandidat calon Mahasiswa Berpresta...

Fenomena dan Dinamika Talaqqi: Sebuah Analisa Terhadap Optimasi Keilmuan Masisir

Pendahuluan Dalam buku Journal of Islamic Studies yang diterbitkan Universitas Oxford, Universitas alAzhar Kairo berkali-kali disebutkan sebagai kampus dengan kajian keislaman terbaik, bahkan dinobatkan sebagai kampus yang paling berpengaruh dalam penyebaran ajaran keislaman di dunia. Hal ini dikarenakan sistem pembelajarannya yang masih cenderung autentik dari ratusan tahun yang lalu, yaitu dengan bermulazamah terhadap seorang guru atau yang dikenal sebagai ‘syekh’ serta menggunakan kurikulum keilmuan yang sudah disusun sesempurna mungkin oleh para pendahulu. Sistem pembelajaran ini kemudian dikenal dengan istilah at-Ta’alum fi al-Jami’ wa al-Jami’ah , tentu istilah tersebut tidak asing dalam pengetahuan mahasiswa Indonesia di Universitas alAzhar Kairo (masisir). At-Ta’alum fi al-Jami’ adalah kegiatan belajar-mengajar yang diikuti oleh murid di luar wilayah kampus, seperti di dalam masjid al-Azhar. Sebaliknya, at-Ta’alum fi al-Jami’ah adalah kegiatan belajar-mengajar para mahasis...

Day-1 Pekan Keilmuan: Seminar Fakultatif Menjadi Langkah Konkret SEMA-FU dalam Mencegah Salah Pilih Jurusan

Aula DAHA KMJ, 12 Juli 2025 – Sebanyak 63 mahasiswa Fakultas Ushuluddin memadati Aula DAHA KMJ hari ini dalam Seminar Fakultatif pembuka Pekan Keilmuan. Acara yang digagas Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin ini menghadirkan penjabaran mendalam tentang empat penjurusan ( tasy'ib ). Seminar yang dimoderatori langsung oleh Ketua Senat Mahasiswa Fakultas, Wildan Akbar Fathurrahman menghadirkan mahasiswa yang ahli pada masing-masing syu'bah : Syu'bah Akidah dan Filsafat dijelaskan secara gamblang oleh Mohammad Ghibran Alwi Syu'bah Dakwah dipaparkan oleh Farhan Ali Ishaqi. Syu'bah Tafsir dihadirkan oleh Holilur Rohman M.Zubaidi, Lc., M.A. Syu'bah Hadis dijelaskan oleh Ustazah Alya Mafais, Lc., Dipl.  Di berbagai sesi, para pemateri menyampaikan pesan serupa tentang memilih penjurusan. Mereka secara tegas menekankan: "Tidak ada jurusan yang secara mutlak susah atau mudah. Setiap syu'bah memiliki tantangan dan karakteristiknya masing-masing. Kunci untuk mampu ...