Langsung ke konten utama

Kunjungan Silaturrahmi Dewan Pengurus Sema-FU ke Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo Pasca Pelantikan



Doc:Audiensi DP Sema FU bersama Kepala ATDIKBUD KBRI Kairo,Dr Usman Syihab,MA.


 Beberapa perwakilan pengurus Sema-FU mengadakan kunjungan silaturrahmi ke Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo pada Kamis (24/08) kemarin di KBRI Kairo. Kunjungan silaturrahmi ini merupakan kunjungan pertama pasca dilantiknya Dewan Pengurus Senat Mahasiswa Fakultas Ushuludin 2 minggu yang lalu. Kunjungan kali ini adalah untuk menyampaikan program-program kerja unggulan Sema-FU kepada Atase Pendidikan dan Kebudayaan agar kedepannya mampu bersinergi bersama menciptakan miliu akademis dari para mahasiswa yang lebih baik dari sebelumnya.
        
     Salah satu program unggulan yang Sema FU canangkan ialah mengadakan Grand Opening Fakultas Ushuludin guna memperkenalkan pada Calon Mahasiswa Baru bagaimana peranan Sema -FU secara garis besar, serta membimbing para Camaba untuk mengenali lingkungan suasana kampus Al-Azhar, dan maktabah-maktabah. Selain itu, Sema-FU juga mengagendakan kunjungan silaturrahim ke Dekan Fakultas Ushuluddin bersama Bapak Usman Syihab selaku Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo. 

   Melihat semangat para dewan pengurus Sema-FU untuk memajukan sisi akademik mahasiswa Indonesia, Bapak Usman Syihab menyampaikan,  
 “ Semua kegiatan yang meningkatkan akademik khususnya perkuliahan kami sangat mendukung. Kita sangat bergembira apabila mahasiswa dapat lulus tepat waktu, dengan baik, dan memahami ilmu yg diambil di fakultas masing-masing. Sebagian acara hendaknya yang menunjang akademis.” 

    Selain itu beliau juga menganjurkan agar para mahasiswa dapat melibatkan diri dalam lomba-lomba karya tulis ilmiah yang diadakan oleh pihak Atase Pendidikan. “Karena bahwasanya menulis itu merupakan cerminan mahasiswa yang mumpuni dalam bidang akademiknya,” imbuhnya.  Semoga kedepannya Sema-FU dapat menjadi wasilah dalam mewujudkan harapan bangsa sebagaimana pesan Bapak Usman Syihab, yakni menjadi Azhari yang tangguh, serta kompeten dibidang yang digelutinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penganugrahan Ushuluddin 2025: Menyalakan Semangat, Merawat Dedikasi

Qoah Burj, 19 Juli 2025 — Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin sukses menggelar Penganugerahan Ushuluddin 2025 dengan tema " Appear Dedication to Maintain the Future ". Acara ini menjadi ajang apresiasi atas dedikasi mahasiswa berprestasi serta bentuk terima kasih kepada para donatur dan mitra yang telah mendukung perjalanan SEMA-FU selama ini. Acara dibuka pukul 12.05 siang waktu Kairo oleh pembawa acara dan pembacaan Al-Qur’an oleh Istikhori Azis. Dalam sambutannya, Neal Coutsar, selaku ketua panitia menegaskan bahwa Penganugerahan ini bukan sekadar bentuk penghargaan, namun juga ajang menyalurkan semangat dan membangun budaya akademik yang sehat. Dr. Rahmat Aming Lasim, M.B.A., selaku Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Kairo turut menyampaikan bahwa mahasiswa luar biasa adalah mereka yang mampu melampaui batas muqarrar  dan tidak setengah-setengah dalam menuntut ilmu. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemaparan esai dari kandidat calon Mahasiswa Berpresta...

Fenomena dan Dinamika Talaqqi: Sebuah Analisa Terhadap Optimasi Keilmuan Masisir

Pendahuluan Dalam buku Journal of Islamic Studies yang diterbitkan Universitas Oxford, Universitas alAzhar Kairo berkali-kali disebutkan sebagai kampus dengan kajian keislaman terbaik, bahkan dinobatkan sebagai kampus yang paling berpengaruh dalam penyebaran ajaran keislaman di dunia. Hal ini dikarenakan sistem pembelajarannya yang masih cenderung autentik dari ratusan tahun yang lalu, yaitu dengan bermulazamah terhadap seorang guru atau yang dikenal sebagai ‘syekh’ serta menggunakan kurikulum keilmuan yang sudah disusun sesempurna mungkin oleh para pendahulu. Sistem pembelajaran ini kemudian dikenal dengan istilah at-Ta’alum fi al-Jami’ wa al-Jami’ah , tentu istilah tersebut tidak asing dalam pengetahuan mahasiswa Indonesia di Universitas alAzhar Kairo (masisir). At-Ta’alum fi al-Jami’ adalah kegiatan belajar-mengajar yang diikuti oleh murid di luar wilayah kampus, seperti di dalam masjid al-Azhar. Sebaliknya, at-Ta’alum fi al-Jami’ah adalah kegiatan belajar-mengajar para mahasis...

Day-1 Pekan Keilmuan: Seminar Fakultatif Menjadi Langkah Konkret SEMA-FU dalam Mencegah Salah Pilih Jurusan

Aula DAHA KMJ, 12 Juli 2025 – Sebanyak 63 mahasiswa Fakultas Ushuluddin memadati Aula DAHA KMJ hari ini dalam Seminar Fakultatif pembuka Pekan Keilmuan. Acara yang digagas Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin ini menghadirkan penjabaran mendalam tentang empat penjurusan ( tasy'ib ). Seminar yang dimoderatori langsung oleh Ketua Senat Mahasiswa Fakultas, Wildan Akbar Fathurrahman menghadirkan mahasiswa yang ahli pada masing-masing syu'bah : Syu'bah Akidah dan Filsafat dijelaskan secara gamblang oleh Mohammad Ghibran Alwi Syu'bah Dakwah dipaparkan oleh Farhan Ali Ishaqi. Syu'bah Tafsir dihadirkan oleh Holilur Rohman M.Zubaidi, Lc., M.A. Syu'bah Hadis dijelaskan oleh Ustazah Alya Mafais, Lc., Dipl.  Di berbagai sesi, para pemateri menyampaikan pesan serupa tentang memilih penjurusan. Mereka secara tegas menekankan: "Tidak ada jurusan yang secara mutlak susah atau mudah. Setiap syu'bah memiliki tantangan dan karakteristiknya masing-masing. Kunci untuk mampu ...