Langsung ke konten utama

NOTULA LATIHAN DASAR KEBENDAHARAAN DAN KESEKRETARIATAN SENAT (LDKKS)





Hari/tanggal                          : Kamis, 1 Oktober 2020

Pukul                                      : 10.00-17.00 CLT

Lokasi                                     : Wisma Nusantara, Rob’ah

 

POKOK PEMBAHASAN:

A. Kebendaharaan

B. Kesekretariatan

 

PEMBAHASAN:

A. Kebendaharaan

1. Laporan keuangan yang detail hanya untuk tim verifikator, sedangkan laporan untuk publik, maka cukup dilampirkan laporan secara global. Karena akan mempersempit ruang analisa. Karena laporan pertanggung jawaban harus bersifat informatif unutk publik.

2. Buku besar digunakan untuk menerka pengeluaran tiap divisi

3. Laporan jurnal digunakan sebagai laporan transaksi.

4. Jarang ada yang memakai PSAK 45 secara detail. Karena bukan hal mudah.

5. Kartu pengendali anggaran untuk mendeteksi transaksi anggaran yang terpakai dengan cepat. Dan bersifat opsional, karena tidak semua orang dapat memahami.

6. Substansi laporan keuangan:

a)         Menandakan laporan itu bersifat jujur dan jelas, karena semua laporan ini bisa direkayasa.

7. Jika ada program kerja yang menghabiskan dana melebihi anggaran, maka bisa dijelaskan kepada tim verifikator dengan alasan yang jelas. Bisa juga dengan cara mengalihkan anggaran program kerja divisi lain untuk program kerja yang membutuhkan dana lebih, yang penting tidak melebihi anggaran global. Tapi harus sesuai dengan undang undang dan kesepakatan. Alternatif lain, bisa dengan cara membuat anggaran tidak terduga, jadi bisa digunakan sebagai dalih jika terjadi hal seperti itu.

8. Dalam menyusun RAPBO boleh menggunakan angka bebas. Penting untuk melihat kewajaran angka. Tidak ada tekniknya, yang penting relevan.

9. Kendala umum dalam:

a)         Efektifitas waktu dalam pencatatan laporan keuangan. Efeknya akan berimbas kepada uang kas, salah catat, dan lain sebagainya.

10. Masalah keuangan itu boleh transparansi. Tidak menjadi top secret. Tapi tetap sesuai urgensinya.

11. Dampak positif organisasi adalah dampak yang bersifat jangka panjang.

12. Jujur,memiliki kemampuan kebendaharaan, dan amanah adalah komponen utama yang harus dimiliki seorang bendahara. Semua kita bisa melawan apa yang kita hadapi, yang penting bagaimana kita menghadapi dan mengatasinya.

 

B. Kesekretariatan

1. Asal kata sekretaris berasal dari bahasa latin sekre, artinya untuk membedakan dan memisahkan, ada konotasi secret, artinya berhubungan dengan rahasia, mengurusi suatu urusan dengan rahasia. Semakin kesini, sekretaris diterima untuk makna sebagai seorang yang menagtur korespondensi dan rutinitas, bisa juga disebut asisten personal. Dari keluasan makna tadi, tugas sekretaris tidak hanya administrasi saja, tapi juga orang yang punya kekuasaan.

2. Dalam organisasi, sekretaris jenderal mempunyai kekuasaan penuh.

3. Tugas pokok dan fungsi

a)         Menagtur project. Berkaitan dengan pengetahuan managerial. Bagaimana managemen organisasi tersebut, human resourch, dan membantu tatanan eksekutif organisasi. Lazimnya, koordinator divisi belum tentu memiliki menejemen organisasi yang rapi, maka dari itu, disinalh peran sekretaris.

b)         Komunikasi.

c)         Organisasional. Dalam dunia kantor, tugas sekretaris adalah menagtur jadwal, meeting, appointment, membuat surat, in voice, berhubungan dengan IT, arsip,dan lainnya.

4. Sekretaris di masisir baru sampai tugas administrasi, belum sampai komunikasi, project management dan lainnya.

5. Beberapa mata kuliah yang ada di prodi kesekretariatan:

a)         Mengetik

b)         Menejemen perkantoran

c)         Menejemen personalia

d)         Bahasa inggris

6. Kemampuan design bagi sekretaris hanya sebagai tambahan.

7. PPI Dunia memiliki satu biro kesekretariatan khusus admisnistrasi.

8. Beberapa tugas biro kesekretariatan PPI Dunia:

a)         Bertanggung jawab terhadap notula rapat, mempersiapkan zoom meeting, mengatur kelancaran meeting.

b)         Bertanggung jawab dalam database kesekretariatan PPI Dunia.

c)         Bertanggung jawab dalam surat menyurat.

d)         Menyusun laporan pertanggung jawaban.

e)         Bertanggung jawab dalam pengarsipan dan database

9. KMITB (Kelompok Mahasiswa Institut teknologi Bandung) adalah pusat organisasi di ITB.

10. KMITB memiliki bidang kesekjenaan dan komunikasi, pengelolaan sosial media dalam struktur organisasinya.

11. Persamaan antara PPI Dunia dan KMITB adalah dalam hal dokumentasi dan pengarsipan.

12. Perbedaannya adalah dalam pelayanan organisasi.

13. KMITB mencoba membuat sistem struktur yang bisa di pararelkan ke dunia. PPI Dunia banyak memiliki orang orang yang memiliki pengalaman kerja.

14. PPMI Mesir sejak tahun lalu masih menggunakan struktur yang biasa, ketua, wakil, sekjend, wakil sekjend. Kemudian pada masa pengurusan Arief Mughni baru dibentuk biro kesekeretariatan yang berada dibawah sekjend.

15. Standarisasi administrasi masih belum ada. Harus ada kesepakatan dari semua elemen. Setiap organisasi minimal memiliki standarisasi sendiri, mengacu pada arsip sebelumnya. Tapi juga tidak menutup diri, dan membuka dan terus mencari pengetahuan dari organisasi lain. Dan dalam penyusunan standarisasi tersebut harus sesuai dengan utility atau kegunaannya.

16. Basic sekretaris:

a)         Punya personal computer pribadi yang bisa dipakai kapan saja dan smartphone untuk mobilisasi ketika kondisi tertentu.

b)         Skill mengolah software, microsoft office, excel, power point.

c)         Media komunikasi, seperti grup whatsapp

d)         Kalkulus untuk database, misalnya google drive

e)         Manajemen project. Google calender misalnya. Belum banyak dipakai di masisir.

 

 

 

 Notulis,

Nur Halimah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penganugrahan Ushuluddin 2025: Menyalakan Semangat, Merawat Dedikasi

Qoah Burj, 19 Juli 2025 — Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin sukses menggelar Penganugerahan Ushuluddin 2025 dengan tema " Appear Dedication to Maintain the Future ". Acara ini menjadi ajang apresiasi atas dedikasi mahasiswa berprestasi serta bentuk terima kasih kepada para donatur dan mitra yang telah mendukung perjalanan SEMA-FU selama ini. Acara dibuka pukul 12.05 siang waktu Kairo oleh pembawa acara dan pembacaan Al-Qur’an oleh Istikhori Azis. Dalam sambutannya, Neal Coutsar, selaku ketua panitia menegaskan bahwa Penganugerahan ini bukan sekadar bentuk penghargaan, namun juga ajang menyalurkan semangat dan membangun budaya akademik yang sehat. Dr. Rahmat Aming Lasim, M.B.A., selaku Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Kairo turut menyampaikan bahwa mahasiswa luar biasa adalah mereka yang mampu melampaui batas muqarrar  dan tidak setengah-setengah dalam menuntut ilmu. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemaparan esai dari kandidat calon Mahasiswa Berpresta...

Fenomena dan Dinamika Talaqqi: Sebuah Analisa Terhadap Optimasi Keilmuan Masisir

Pendahuluan Dalam buku Journal of Islamic Studies yang diterbitkan Universitas Oxford, Universitas alAzhar Kairo berkali-kali disebutkan sebagai kampus dengan kajian keislaman terbaik, bahkan dinobatkan sebagai kampus yang paling berpengaruh dalam penyebaran ajaran keislaman di dunia. Hal ini dikarenakan sistem pembelajarannya yang masih cenderung autentik dari ratusan tahun yang lalu, yaitu dengan bermulazamah terhadap seorang guru atau yang dikenal sebagai ‘syekh’ serta menggunakan kurikulum keilmuan yang sudah disusun sesempurna mungkin oleh para pendahulu. Sistem pembelajaran ini kemudian dikenal dengan istilah at-Ta’alum fi al-Jami’ wa al-Jami’ah , tentu istilah tersebut tidak asing dalam pengetahuan mahasiswa Indonesia di Universitas alAzhar Kairo (masisir). At-Ta’alum fi al-Jami’ adalah kegiatan belajar-mengajar yang diikuti oleh murid di luar wilayah kampus, seperti di dalam masjid al-Azhar. Sebaliknya, at-Ta’alum fi al-Jami’ah adalah kegiatan belajar-mengajar para mahasis...

Day-1 Pekan Keilmuan: Seminar Fakultatif Menjadi Langkah Konkret SEMA-FU dalam Mencegah Salah Pilih Jurusan

Aula DAHA KMJ, 12 Juli 2025 – Sebanyak 63 mahasiswa Fakultas Ushuluddin memadati Aula DAHA KMJ hari ini dalam Seminar Fakultatif pembuka Pekan Keilmuan. Acara yang digagas Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin ini menghadirkan penjabaran mendalam tentang empat penjurusan ( tasy'ib ). Seminar yang dimoderatori langsung oleh Ketua Senat Mahasiswa Fakultas, Wildan Akbar Fathurrahman menghadirkan mahasiswa yang ahli pada masing-masing syu'bah : Syu'bah Akidah dan Filsafat dijelaskan secara gamblang oleh Mohammad Ghibran Alwi Syu'bah Dakwah dipaparkan oleh Farhan Ali Ishaqi. Syu'bah Tafsir dihadirkan oleh Holilur Rohman M.Zubaidi, Lc., M.A. Syu'bah Hadis dijelaskan oleh Ustazah Alya Mafais, Lc., Dipl.  Di berbagai sesi, para pemateri menyampaikan pesan serupa tentang memilih penjurusan. Mereka secara tegas menekankan: "Tidak ada jurusan yang secara mutlak susah atau mudah. Setiap syu'bah memiliki tantangan dan karakteristiknya masing-masing. Kunci untuk mampu ...